0

Imaji Masa Depan

Menikah bukan cuma tentang yang indah-indah, tapi malam ini, izinkan aku berimajinasi.

Suatu hari nanti, aku akan menunggu di rumah mungil yang kita berdua tinggali. Aku pulang kerja lebih awal daripada kamu, sehingga aku sempat merapikan rumah, membersihkan tubuh dan memasak sedikit makanan kesukaanmu.

Continue reading

Advertisements
0

Nona Pecinta Hujan [Part 2]

Lagi-lagi, hujan turun sejak pagi. Nona pecinta hujan terduduk di sofa, menghadap jendela kamarnya. Jemarinya menggenggam secangkir coklat yang tak lagi hangat. Mata kecilnya memandangi rinai hujan yang seolah berbalapan menuju tanah satu sama lain.

β€œDisini sedang turun hujan, tuan. Bagaimana kabarmu, masihkah kau mengingatku?” seperti mantra, kalimat itu terbentuk dalam sanubarinya setiap kali hujan turun. Dan seperti biasa pula, matanya membentuk kaca-kaca bening yang siap tumpah setiap kali hujan menyapa.

Continue reading

0

Cara merayakan rindu

Kata orang rindu itu indah,

Namun bagiku ini menyiksa.

– Melly Goeslaw

Hampir semua orang pernah merasakan rindu, tapi tidak semua tahu bagaimana cara menyampaikannya.

Penyair mungkin akan melahirkan berjuta puisi.

Sementara ia mungkin kan mencipta banyak lagu khusus untukmu.

Yang lain?

Mungkin hanya bisa mengucap doa, berharap kau baik-baik saja.

Continue reading

0

“Kapan Nikah?” (A Short Story)

080010500_1437311031-4_ayokupas_com

Hai, namaku Kanaya Wulansari. Aku biasa dipanggil Naya oleh keluarga dan teman-teman di kampusku. Aku lahir sekitar 22 tahun yang lalu, pada hari Sabtu ketika matahari baru saja terbenam. Ayahku seorang karyawan biasa di sebuah perusahaan swasta yang juga biasa. Ibuku hanya ibu rumah tangga yang tetap mengurus anak perempuannya seolah-olah aku masih berusia 8 tahun.

Continue reading