2

Patokan Pertemanan

Katanya, kalau kita ingin punya teman yang baik, kita harus bisa menjadi teman yang baik.

Eh, wait. Kusut, ya? Intinya begitu, deh. Kalau memang ingin dibaikin, ya harus ngebaikin orang lain juga.

Sampai di titik itu, saya merasa; kayaknya saya belum bisa deh jadi teman yang baik. Bayangkan aja, saya kayaknya jarang banget menghubungi teman-teman saya untuk sekedar menanyakan kabar, atau lagi ada kesibukan apa.

Continue reading

Advertisements
0

Sahabat Tanpa Masa Aktif

Jadi begini, waktu masih SMP dan lagi lucu-lucunya (halah!) saya pernah punya tiga orang teman dekat. Dan seperti remaja SMP pada umumnya pula, kami membentuk sebuah geng. Kemana-mana kami selalu pergi berempat, kadang ditemani oleh pacar-pacar mereka (karena saat SMP saya nggak punya pacar. Hehe). Awalnya saya senang banget bergabung dengan mereka. Serasa udah ‘sah’ banget jadi remaja, karena punya geng yang dikenal banyak warga sekolah. Ditambah lagi tiga teman saya ini cantik-cantik, jadi makin bangga. Padahal buat apa juga, ya? Yang cantik kan mereka, bukan saya. Hahaha.

Continue reading

0

Belajar dari anak-anak

Namanya Nabila. Gadis kecil ini sangat ramah dan penyayang. Hampir setiap warga sekolah mengenalnya karena siapapun yang lewat di depan matanya akan ia sapa; sapaan ceria khas anak-anak, kadang diselingi dengan celotehan polos yang bagi orang dewasa seperti tidak perlu. Continue reading