Lelah [a poetry]

tumblr_mbazw0yti71rhtc45o1_500

Lelah.
Tapi sungguhkah lelah?
sudahkah lelah?


Sementara diluar sana begitu banyak orang lebih berpeluh, tanpa keluh
tuk dapatkan segenggam saja harap tuk menyambung hidup.
keringat bercampur air mata,
hanya demi senyum anak yang masih balita.

sungguh, masihkah pantas ku sebut rasaku ini lelah?
sudahkah layak ia ku panggil lelah?
sementara di sana mereka terkoyak
tercabik karena kalah berjudi dengan kehidupan

aku belum lelah.
lelahku belum seberapa.
dan mengeluh hanya membuat semakin terlihat lemah.

sebab mereka, yang jauh di bawah sana.
tertekan lebih berat tapi tak sedikitpun terucap keluh kesah.

bahwa Ia, Maha Pemberi Amanah.
juga Maha Pemurah.
Takkan bebani kau dan aku lebih dari yang kita mampu.

Maka kita belum lelah.
Sebab menurut-Nya, kita masih mampu.

Dan bukankah tak seharusnya,
melemahkan diri padahal Yang Maha sudah menganggap kita tangguh?

Bogor, 17 November 2016
15.50 p.m

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s